Perkembangan perkotaan khususnya di kota-kota besar yang sangat cepat dengan ditandai semakin ruwet dan padatnya kota oleh bangunan tinggi pencakar langit dan semilir hawa panas udara jalanan, semakin pelik membuat kebijakan tata ruang pasif sebagai instrumen sebagai acuan dalam perkembangan kota.
Adanya kegagalan suatu rencana tata ruang seiring perkembangan kota yang telah mengalami degradasi fungsi dikhawatirkan akan mati (kawasan mati) dan ditinggalkan oleh penduduknya. hal ini kan ironis,tentu adanya suatu kesalahan penerapan rencananya, khususnya yang megatakan rencana kita sudah mengadopsi "Sustainable Development".
Pendetailan pada Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan harus tetap harus mampu menjadi percontohan susksesnya rencana. Jangan hanya visualisasi 3D dari Koridor tanpa Realisasi Yang Sustainable. Seperti halnya Rencana Tata lanskap kota amat sangat penting jikalau mengarah pada usaha pro Green, maka dalam tata landskap kota harus selektif dalam penataan. Pertimbangan yang harus dipertimbangkan dari penataan landskap jika menjunjung "teori Sustainable Development".
Satu contoh: Tata landskap jalan protokol,tak sembarangan dalam pemilihan tanaman (RTH) tidak hanya unsur estetik,tapi juga unsur ekologi dan unsur sosial. Misal Mahoni khususnya mampu mereduksi Timbal sebagai tingginya aktivitas kendaraan bermotor.Konsep green building atau bangunan ramah lingkungan berkontribusi menahan laju pemanasan global dengan membenahi iklim mikro dengan penghematan air dan energi serta penggunaan energi terbarukan, STOP AC Kawan. Dengan mengedepankan unsur sustainable,maka diharapkan iklim mikro yang nyaman pada kawan perencanaan terealisasi.
Satu contoh: Tata landskap jalan protokol,tak sembarangan dalam pemilihan tanaman (RTH) tidak hanya unsur estetik,tapi juga unsur ekologi dan unsur sosial. Misal Mahoni khususnya mampu mereduksi Timbal sebagai tingginya aktivitas kendaraan bermotor.Konsep green building atau bangunan ramah lingkungan berkontribusi menahan laju pemanasan global dengan membenahi iklim mikro dengan penghematan air dan energi serta penggunaan energi terbarukan, STOP AC Kawan. Dengan mengedepankan unsur sustainable,maka diharapkan iklim mikro yang nyaman pada kawan perencanaan terealisasi.
Coretan Ngelantur : Bercita-cita Pro "Sustainable Development"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar